Kursus Proyek BANK Injil
Belajar kepada Kristus, Diperlengkapi, dan Diutus. KPBI menolong seseorang berpindah dari “percaya” menjadi “dapat dipercaya”.
KPBI mengajarkan disiplin Injil yang berpusat pada Kristus Raja.
BANK INJIL • KPBI • PIPA • ABIM
Melalui KPBI, PIPA, dan ABIM kami melatih murid supaya baik, bijak dan setia, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan terang Injil
Tentang Kami
Proyek BANK Injil adalah rumah bersama bagi siapa pun yang rindu hidup dalam Injil Kerajaan Allah. Kami menghubungkan pengajaran, komunitas, dan kesaksian agar iman terasa nyata di tengah kehidupan.
"Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga." Matius 6:10
Doa ini menjadi arah kami membangun altar-altar hidup di kota-kota.
Tiga Pilar Utama
Perjalanan iman menyeluruh: diawali belajar, diteguhkan dalam komunitas, lalu diutus untuk menghadapi tantangan zaman.
Belajar kepada Kristus, Diperlengkapi, dan Diutus. KPBI menolong seseorang berpindah dari “percaya” menjadi “dapat dipercaya”.
KPBI mengajarkan disiplin Injil yang berpusat pada Kristus Raja.
Memikul kuk Kristus, Hidup dalam Nilai Kekal & Sukacita Baru. PIPA meneguhkan dan mengutus kembali para murid supaya api tetap menyala.
Menjawab persoalan zaman dengan terang Injil lewat siaran Zoom, YouTube, TikTok, FB, dan IG Live.
Artikel & Warta Terbaru
Ikuti perkembangan terbaru, renungan, dan berita seputar gerakan Basis Amanat & Nilai Kerajaan di berbagai kota.
KPBI
Saya percaya bahwa banyak orang tidak menolak kebenaran. Mereka hanya belum menemukan jalan untuk melihatnya dengan jelas. Ada...
Baca Selengkapnya
KPBI
Setiap tulisan memiliki arah. Ada tulisan yang hanya ingin memberi informasi. Ada tulisan yang ingin memengaruhi pendapat. Ada...
Baca Selengkapnya
KPBI
Saya menulis bukan karena semua hal sudah saya pahami. Saya menulis karena saya terus dipanggil untuk belajar kepada...
Baca SelengkapnyaAjakannya Sederhana
Kerajaan Allah tidak dibangun dengan uang, tapi dengan kesetiaan. Namun kesetiaan itu perlu ditopang lewat dukungan doa, dana, dan tenaga.